0823-3102-0093

Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

Saya juga seorang web developer loh!

Saturday, September 17, 2016

Saya benci seseorang, bisakah saya membencinya juga ?

Kata orang dahulu, membenci seseorang yang membenci Anda, maka Anda sama saja seperti mereka. Nah kalau saya mah setuju dengan kutipan orang dahulu tersebut. Sebab, kalau sama - sama jadi seorang pembenci, maka Anda disebut apa juga dong ? Pembenci juga kan ?

Kalau Anda memang tidak bisa memaafkan orang tersebut, janganlah sampai menyakitinya dan melukai hatinya. Cukup hati Anda saja yang terluka karena ulahnya yang gila.

Namun saya punya cara yang lebih menguntungkan untuk kedua belah pihak yang mana Anda tidak perlu untuk terus - terusan membencinya setiap hari. Sebab pekerjaan kita tidak hanya mengurusi dia saja. Masih banyak urusan yang lain, yang malah lebih penting ketimbang sekedar membenci orang itu.


Langkah - langkahnya adalah :

1. Perlahan lupakan apa yang mereka telah perbuat kepada Anda.

Saya menyarankan pada langkah pertama ini adalah memaafkan seseorang yang telah menyakiti hati kita. Karena menurut saya ini adalah langkah mujarab yang bisa menguntungkan untuk kedua belah pihak. Kalau ia masih membenci saya bagaimana ? Biarkan saja. Waktunya bisa - bisa habis hanya untuk bermain - main dengan kebenciannya kepada Anda itu.

Memaafkan juga diperintahkan dalam tiap Agama. Bahwa ada yang berbunyi begini, jadilah seseorang pemaaf diantara kalian, niscaya kamu adalah orang - orang yang lebih bagus akhlaknya daripada orang lainnya. Dan juga menjadi seorang pemaaf derajatnya lebih tinggi ketimbang dicap sebagai seorang pembenci.

Susah memang memaafkan itu, namun apa salahnya kita untuk mencoba memaafkan orang yang telah berbuat salah kepada kita ? Saya pun kadang belum bisa memaafkan orang dengan waktu yang singkat.

2. Datangi, dan suruh ia minta maaf.

Cara selanjutnya adalah dengan mendatangi orang yang membenci Anda. Dan bicara baik - baik dengan ia yang intinya adalah minta maaf kepada Anda. Kalau ia tidak mau, maka sudah terlihat bahwa ia adalah seseorang yang keras untuk diajak berteman lagi. Biarkan saja ia membenci Anda. Dan orang - orang akan mencap ia sebagai seorang pembenci yang tidak mau memaafkan orang lain.

Bukannya gila maaf, namun disini kita mencoba untuk melihat reaksi mereka yang telah membenci kita, apakah mereka benar - benar membenci kita dan tidak bisa memaafkan atau hanya sekedar ikut - ikutan orang lain.

Dari sinilah keberanian kita juga diuji. Untuk melihat bagaimana sikap mereka yang sebenarnya terhadap kita.

3. Permainkan perlahan, tapi jangan sampai ketahuan.

Langkah yang satu ini memang sedikit nyeleneh dan jahat. Tapi yah salah siapa sendiri sudah dimaafkan kok malah ngelunjak. Yaudah kita permainkan saja ia supaya ia benar - benar malu sendiri di hadapan orang banyak.

Caranya adalah coba untuk mengetahui kelemahannya dan mulai pembicaraan di hadapan orang banyak yang mana diantaranya ada si dia.

Coba ulas mengenai sikapnya terhadap mantannya atau hal - hal aneh seperti suka ngupil sembarangan atau yang lain yang mana itu ditujukan dengan nama orang lain bukan nama dirinya. Biar saja ia merasakan sendiri itu sindiran untuk siapa.

Oh yah, kalau mau yang lebih frontal, langsung buka aibnya di hadapan banyak orang juga. Tapi jangan di belakangnya. Urusannya malah lebih berat. Biarkan langsung di hadapan matanya. Atau cara lain yaitu ancam dia untuk diam dan menerima permintaan maafmu atau kita mempublikasikan aibnya dia. Coba saja jangan takut. Anggap saja ini sebagai tantangan untuk melawan kesok - sokan dia.

4. Dapatkan informasi sebanyak - banyaknya mengenai pribadinya.

Media sosial adalah terbukanya informasi privasi dari seseorang. Baca artikel Kalau tahu besok sudah tiada, apa saya sempat mengunci akun media sosial saya ? juga. Dan media sosial adalah akses untuk mendalami cerita hidup dari seseorang.

Misalkan saja Facebook, media sosial paling ramai untuk mayoritas rakyat Indonesia. Dan dari sini, Anda bisa melihat lebih dalam sosok dia itu bagaimana. Bisa Anda lihat di grup yang ia ikuti ataupun status yang ia pasang. Sosok sebenarnya dari dirinya bisa saja Anda lihat di bagian tentang profilnya juga. Dan dari informasi pribadinya juga, Anda bisa meretas akun Facebooknya untuk dijadikan bahan keusilan selanjutnya.

Ini adalah salah satu cara halus untuk membalas semua perbuatannya yang menyakiti hati kita. Dan untuk tutorialnya bisa Anda cari di Google dengan keywords, "How to Hack Facebook Account 2016", "Cara menghack akun fb", "Hack akun fb" atau dengan kata kunci lainnya.

5. Mencoba menyadarkannya.

Coba untuk membacakan sebuah ayat yang berisikan perintah untuk saling memaafkan ataupun tidak membenci orang lain. Kalau ia tetap bersikukuh membenci Anda, yaudah kembali ke cara ke-3.

Malah dibilang sok jadi penceramah ? Tambahkan satu ayat lagi yang makin menyudutkan dia. Pakai aplikasi android yang bertemakan Agama untuk mengartikannya ke dalam bahasa Indonesia agar mudah dipahami olehnya.

6. Jadi pahlawan kesiangannya.

Ketika ia ditimpa sebuah masalah (bukan saat ulangan!), tolonglah ia dengan ikhlas dan tidak mengharapkan imbalan atas pertolongan tadi. Atau hal sederhana saja, kita coba untuk mengikuti langkah ke-4 dan jadi pahlawan untuk mengembalikan akun Facebooknya. Padahal kita sendiri yang ngehack. Hahaha *ketawa jahat*.


Langkah ini bukanlah berbuat baik dengan pamrih. Namun tujuannya adalah satu, untuk menyadarkan ia bahwa pahlawan itu bukan untuk dibenci. Pahlawan itu sebenarnya untuk dikenal, dihormati dan dikasihani. Namun bila masih tetap saja membenci Anda, jangan langsung kembali ke langkah 3 namun kita kembali lagi ke langkah pertama, yaitu Perlahan lupakan apa yang mereka telah perbuat kepada Anda.

Baiklah itu saja yang bisa saya bagi sedikit langkah cupu untuk mengatasi orang - orang yang benar - benar cupu. Jawabannya adalah janganlah jadi seorang pembenci, tapi sebagai penyampai kebenaran. Meskipun hanya memaksakan sedikit. Intinya tujuannya kan menuju kepada sesuatu yang benar. Begitu. 

Bisakah Anda tidak mencoba langkah - langkahnya meskipun hanya langkah yang pertama saja ?

No comments:
Write comments

Hey, kata orang bumi itu datar, lah kok bisa ? Baca selengkapnya Percayakah Kamu Dengan Bentuk Buminya NASA ?
Bergabung dengan kami